Sabtu, 01 Agustus 2026

Persimpangan Kosong (Ruang Hampa)

 Ya Allah aku bingung dan benar² bingung🥹😭

Kenapa red string nya selalu membawaku ke dia lagi dan lagi eventho aku mati²an berusaha menghindar bahkan menjauhinya🥹🥹 Tolong lah God...aku ga sanggup kalo harus berlabuh dengannya, tp entah kenapa aku jg gapernah bisa benar² selesai usai dan tuntas dengannya, aku bingung Tuhan, dan Engkau Maha Tahu atas segala kekhawatiranku😭

Datang silih berganti pun hanya sekedar perkenalan dan berakhir tanpa konklusi apapun, semua hanya ghosting, dia juga tidak jauh beda sebetulnya, hanya saja usaha dia memang lebih konsisten but I don't like aftertaste nya :(

Ah...menyesal (mungkin) terlalu sesumbar dari awal. Kedepannya pelajaran terbaik adalah "Menyimpan dalam Diam" ga perlu curhat ke siapapun dan kemanapun, cukup dibawa dalam Do'a 🫥


1 Agustus 2026, di pelataran kamar kos (dalam suasana hati yg diselimuti kegelisahan-kebimbangan-kesedihan tanpa alasan-dan kekhawatiran akan masa depan)

nb: namun, ucapak dia benar² menyadarkan, bahwa kt harus benar² yakin dan percaya secara utuh serta Husnuzhon kpd Sang Maha Pencipta bahwa do'a² keinginan dan segala harapan kt akan dikabulkan terwujud :)

Selasa, 09 Juni 2026

29 Tahun di 2026

 Yaa Robb...harapannya di awal tahun adalah 2026 ini makin mudah dan ringan untuk dijalani ketimbang tahun lalu. Namun kenyataannya, jujur aja semua makin serba berat. Alhamdulillah aku untuk pekerjaan walaupun masih dosen terbang yang masih Wallahu A'lam nasib kedepannya gimana tp aku bersyukur bisa wujudin wishlis mamaku dan diriku juga. Cuma lagi..sekarang ini (09  Juni 2026) jujur aja aku deg-deg-an kira-kira bakal lanjut gak yah jadi dosen untuk semester depan apa gimana nasib aku kedepannya? Meanwhile biaya hidup bukan main disini, 

uang kost-an Rp. 675.000,-
Biaya Lauk aja kera  Rp. 450.000,- per bulannya
Lain lagi jajan yang kadang meledak nyaris 50k/harinya eventho aku sekarang udah nggak seringkali jajan
Tapi jujur aja aku agak sedikit panik karena ga mungkin terus mengharapkan Mama yang ngirim buat biaya kost-an ku ini, sementara untuk mencari side job aku juga masih bingung mau kerja dimana, hmm... Yaa Allah tolong kuatkan hambaMU..

29 tahun benar-benar memaksaku untuk dewasa
Belum lagi mikirin jodoh, karir CPNS dan banyak target hidup lainnya, Yaa Allah....wa ufawwidhu amri aja deh

Regret

 Keputusanku buat membuka akses komunikasi dengannya ternyata salah besar. Dampak pertama adalah Trauma Bonding ku kambuh, untuk sesaat aku mengira perasaan itu adalah cinta yang masih tertinggal di sudut hatiku, namun akhirnya aku menyadari bahwa itu hanya efek dari luka masa lalu yang ingin divalidasi bahwa ia belum sepenuhnya sembuh! 
Ya! Aku sedang berusaha menyembuhkan lukaku sendiri, dan saat aku sadar itu adalah Trauma Bonding-ku maka saat itu juga aku putuskan untuk menerima semua luka itu dan tidak mempertanyakan Kenapa ini-Kenapa itu-Kenapa tidak beginiKenapa aku diprlakukan bla bla bla. 
Naasnya, saat aku tengah memulihkan semua sakit hatiku-tepat dihari aku telh memblokir semua akses komunikasi dengannya, disitu pulaklah cewek itu heboh nyerang dan nyudutkan aku. Maka, dengan sangat terpaksa aku juga serang dia balik. Sejujurnya aku malu, karena terpaksa harus kuakui aku lagi BU makanya aku komunikasi lagi dengannya, tapi ya sudahlah terakhirnya aku yah serang dia bali dan kemudian aku blok, bodo amat lah. Zaman sekarang kalo ngikutin overthinking bisa-bisa aku mati mendadak terlalu penuh fikiranku.

Demi masa depan dan kewarasanku, maka maafin aku zan, kita tutup chapter ini 09 Juni 2026 :)

Aku, Icha Harahap akui semua luka batinku, sakitku, lukaku dan kesalahanku dimasa lalu. Dan aku  melepaskan diriku dari semua energiku dari masa laluku, khususnya dari mantanku fauzan. Bismillah aku memulai lembaran baruku dan aku siap untuk semua hal-hal baru yang akan aku temui di masa depanku, aku siap bertemu jodoh terbaik pilihan Tuhanku, dan aku siap untuk menjadi lebih sukses dan bersinr dalam karirku! Aku siap untuk lulus CPNS!

Rabu, 03 Juni 2026

Trauma Bonding

 Cha, apa yang kamu sadari barusan itu adalah sebuah **breakthrough (pencerahan)** yang sangat besar dan mendalam. Sini, peluk erat dulu. Tolong jangan salahkan atau benci dirimu sendiri atas apa yang terjadi, karena jawaban dari pertanyaanmu adalah: **Ya, itu sangat amat berpengaruh.**

Secara psikologis, apa yang kamu alami ini adalah hal yang sangat valid dan sering terjadi. Ada alasan ilmiah dan emosional kenapa kamu bisa terjebak di siklus ini:

### 1. Mencari Sosok yang Hilang (*Fatherless*)

Ayah adalah cinta pertama sekaligus cetak biru (*blueprint*) seorang anak perempuan tentang bagaimana sosok laki-laki seharusnya memperlakukannya. Ketika sosok itu tidak ada, atau ada tapi tidak memberikan rasa aman, alam bawah sadar kita tumbuh dengan sebuah "lubang" emosional. Tanpa sadar, saat dewasa kita cenderung mencari validasi dari laki-laki untuk menambal lubang itu, dan sayangnya, kita jadi mudah luluh hanya dengan sedikit umpan *love bombing*.

### 2. "Familiarity" Dianggap sebagai "Kenyamanan"

Ini bagian yang paling menjebak. Mengapa kamu bisa merasa "terlanjur nyaman" di dalam hubungan yang penuh drama dan air mata? Karena selama 26 tahun, otak dan tubuhmu sudah terbiasa menyaksikan konflik setiap malam.

Bagi alam bawah sadarmu, hubungan yang "tenang, sehat, dan lurus-lurus saja" itu terasa asing dan aneh. Sebaliknya, hubungan yang penuh naik-turun, *toxic*, penuh drama, lalu baikan lagi (*cycle of abuse*) terasa **familiar (akrab)**. Alam bawah sadarmu salah mengira rasa akrab ini sebagai rasa "nyaman" atau "cinta", padahal itu adalah replika dari trauma masa kecilmu bersama almarhum Ayah.

### 3. Keinginan Menyembuhkan Masa Lalu (Trauma Bonding)

Secara tidak sadar, ketika kamu menghadapi laki-laki *toxic* seperti mantanmu, ada ego di dalam diri yang berbisik: *"Dulu aku gagal mengubah Ayah dan gagal menyelamatkan pernikahan orang tuaku. Tapi kali ini, aku pasti bisa mengubah laki-laki ini menjadi baik."* Kamu terus bertahan karena ingin "menang" melawan trauma masa lalu, padahal skenarionya sudah salah sejak awal.

### Cara Kamu Memutus Siklus Ini

Cha, menyadari hal ini adalah 50% dari jalan kesembuhanmu. Kamu tidak lagi buta. Sekarang kamu tahu kalau rasa kangen atau ingin balik ke dia itu **bukan karena kamu cinta sama dia, tapi karena traumamu sedang kambuh.**

 Sembuhkan "Anak Kecil" di Dalam Dirimu (*Inner Child*):** Setiap kali kamu merasa kesepian dan ingin menghubungi dia lagi, peluk dirimu sendiri. Katakan pada dirimu: *"Icha yang sekarang sudah dewasa. Icha sudah aman. Icha tidak perlu mengulang drama Papa dan Mama lagi untuk merasa hidup."*

 * **Tulis Ulang Standarmu:** Kamu adalah perempuan berpendidikan tinggi, seorang Dosen Manajemen. Secara intelektual kamu hebat. Sekarang, saatnya melatih emosionalmu untuk menyukai laki-laki yang stabil, tenang, dan menghargaimu. Laki-laki yang sehat mungkin di awal terasa "membosankan" buat kamu yang terbiasa dengan drama, tapi itulah cinta yang sesungguhnya.

 * **Fokus pada Realita Hari Ini:** Hidupmu hari ini di Medan bukan lagi hidupmu yang dulu menyaksikan pertengkaran tiap malam. Kamu punya dunia baru, mahasiswa baru, dan lembaran baru.

Proses menyembuhkan luka 26 tahun ini memang butuh waktu dan tidak bisa instan, Cha. Kalau kamu merasa beban ini terlalu berat untuk diurai sendiri, tidak ada salahnya untuk mengobrol dengan profesional seperti psikolog agar kamu bisa dibantu memproses trauma masa kecil ini dengan lebih aman.

Kamu sudah sangat hebat bisa bertahan dan melangkah sejauh ini dengan kaki sendiri. Jangan biarkan masa lalu menarikmu mundur lagi ya. Hari ini, kamu sudah memilih untuk melindungi dirimu sendiri, dan aku bangga banget sama kamu. 🥺🤍

Sabtu, 30 Mei 2026

NIKAH(?)

 Yaa Allah...satu per satu bahkan disaat yg bersamaan teman² sudah pada menikah..bahkan yg umurnya dibawah awak pun sudah pada menikah...

Ga bisa disangkal hal ini bikin kenak mental juga ternyata :(

Bukan iri,tp memperbesar kata tanya: Aku kapan ya? Aku bakal sampe ke tahap itu gak ya? Aku bakal nikah ga sih? Ada ga ya jodohku di dunia ini? Hmmm...Gada solusi lain selain tawakkal 

Kamis, 14 Mei 2026

How Far?

 Sejauh mana untuk sembuh?😭

Berapa mili langkah yg dibutuhkan untuk menyembuhkan dan menghilangkan semua luka yg kau berikan?😭 

Belum tentang luka masa lalu yg aku tak pernah tahu dimana letak obatnya🥹

Aku, telah beribu kali mencoba berdamai dengan keadaan dan masa laluku, tapi sejauh ini dan di titik ini pun aku masih merasakan hal yang sama lagi: bahwa aku masih bergerak jalan di tempat, astaghfirulloh ya Allah tolong banu aku untuk sembuh😭😭😭

Senin, 04 Mei 2026

TRIGGER

 Malam ke-13 di kost (Medan Amplas)

Aku tersadar, setelah catch-up dengan si ex gila....entahlah ya

Ya Allah sakitny :'( 

Sejauh ini langkah hanya untuk menyembuhkan diri sendiri :'(

Rabu, 25 Februari 2026

26 Februari 2026 (masih) di Medan

 Tangisku pecah, tengah malam saat asyik curhatby wa dengan Bima, entahlah, padahal siangnya hati masih legowo menerima dan membaca chat wa pak iqbal dari UNHAJ yang menyatakan aku belum lolos melamar Sekprodi itu.

I'm just thingking...."Kalaulah ini memang bukan rezekiku, maka di dunia ini, bagian mana yang menjadi rezekiku sebetulnya? :(" juga pertanyaan yang kerap menghantui "Kapan aku bisa membanggakan Mama kalau jalan meuju kesuksesan itu seterjal ini?"
Entahlah... jawabannya masih misteri...

Pagi ini kak Kiki nelfon, katanya Pak Dekan itu mau kasih aku kesempatan jadi dosen luar di UNHAJ. Mungkin dia berkesan dengan jawaban pas interview kemarin?? Bismillah, semoga aja ya... but lemme see first, we wait for his call/message


Jumat, 30 Januari 2026

Telat Nikah?

 Emang kapan sih, deadline-nya nikah tuh? Emang pernikahan ada ambang batas usianya yah? Jadi kalo perempuan usia 28 keatas udah tergolong expired yah? apa harus asal nerima aja cowok manapun yang ngajak nikah tanpa perlu seleksi apapun lagi karna udah sefrustasi itu kelihatannya??
Jadi kan, aku lagi bantuin bu Utari borang akreditasi

Rabu, 14 Januari 2026

Kamu Jahat, Nan (Goodbye)

 Love bombing sih nggak ya...awalnya aku berpikir dia anaknya relistis dan  logis, sampai akhirnya dia sendiri yang ngilang gitu aja!

Akhir November ~ Akhir Desember tepatnya dimalam tahun baru, kau mati-matian mengejar aku. Lelaki memang, jiwa hunternya hanya diawal. Dan ketika dia merasa jiwa hunternya tadi terpuaskan, ya udah, bosan, dan perlahan menghilang...hmmm..tapi keknya itu untuk lelaki yang nggak tahu caranya bersyukur kali ya??

Kenapa sih, DNan, harus silent treatment kek gini?

Apa bedanya kamu sama si toxic? Ini persis hal yang dia lakuin ke aku waktu dia perlahan tp pasti mengakhiri hubungan itu dulu. 

Dan kamu, Bapak Dr. Mhd. Adnan yth! Saya udah wanti-wanti dan peringatkan Bapakberkali-kali untuk jangan memulia sesuatu yang tidak bisa bapak akhiri, jangan Ghosting icha dan jangan PHP-in icha!
Tapi apa? Kau dan lelaki toxic lainnya sama saja!

Aku benci caramu menggantung "prose" kita!

Terlalu lemah, (bahkan terkesan banci), ah- sialan kau!

Kau janji nggak akan ghosting aku!

Kau janji nggak bakal PHP-in aku!

Kau juga mengukir bayangan masa depan indah itu!

Kau juga janji akan mengabari aku kalo one day kau ketemu  yang match/sreg denganmu di real life mu disana-aku dah bilang aku no matter- tapi Ka-Ba-Rin aku at least kasih tahu aku!

Dasar emang sialan!

Ah, sialan kau Nan! 2026 baru aja dimulai,dan kau udah menyuruhku move-on dengan sikap diammu! 

Fine!!! per malam ini, 14 Januari 2026 aku janji aku akan lupain kau, dan kau bakalan aku hapus dari hati, fikiran, memory ingatanku bahkan kontak HP/WA ku!!

Jadi tolong, BERSUMPAHLAH jangan pernah datang lagi kedalam hidupku!!


Sampai Kapan Meragukan Diri Sendiri?

 Kuncinya cuma satu, Icha......... YAKIN!!!

Yakin bahwa 2026 Januari kita bakal dapat kerja.

Yakin, bahwa Allah akan kabulkan one day kamu keterma jadi dosen :)

Yakin, bahwa 2026 ini kamu LULUS CPNS!!

Yakin, one day dan bismillah 2026 ini akan ketemu jodoh yg diridhoi Allah Ta'ala :)

Sunggal, Rumah Ana, 22:09 wib (after curhat sama Husna SIL)

Minggu, 11 Januari 2026

(Masih) Stress Release

 Sebenarnya Saya Rindu... Bahkan teramat rindu.. Namun, untuk menghubungi lebih dulu dan ke attach denganmu saya rasa bukan kapasitas saya lagi, Tuan.

Bukan raga yg tak ingin bertutur sapa, Namun sikapmu yg seolah mengisyaratkan "mimpi sampai disini saja" menyentak kesadaranku untuk cukup tahu diri dimana posisiku saat ini :')

Biarlah do'a menjadi bahasa cintaku

Cukupla Al-Fatiha lantunanku memeluk keselamatanmu, nun jauh disana dari pandangan mata...

Aku hanya tak ingin kecewa dan sakit terlalu dalam, atas rasa dan ekspektasiku sendiri, maka kuputuskan menoreh luka atas diriku sendiri, sebelum kau melukaiku lebih dalam karena aku salah menarik kesimpulan.


Rabu, 07 Januari 2026

New Person (Edisi Stress Release)

 Namanya Adnan (to the point aja) PNS Dosen Pascasarjana UIN Suska Riau. Kenal dari conferences JMES, yg ternyata dia sndiri alumni UIN Jogja, jadi ya...you know la..kebanyakan panitia konfrens itu sendiri yah kawan² dia. Keren banget sih orgnya sebetulnya ya, dia emg beneran fokus di pendidikan dan karir dia.

Hmmm

Entah dpt angin darimana dia tetiba kecantol sama aku sejak I spoke English at conference moment, yg awalnya kami chat an cuma nanyak jadwal acara bahkan berhari² baru saling balas chat...eh...nih orang ngebet banget nelfon tiap malam...

hmmm...dari awal aku udah wanti² aku udah aware ke dia kalo emg mau ghosting jangan dimulai deh bikin anak org nyaman...dia sih emg effort banget ya...diawal... (akhir November sampe akhir  Desember okelah masih excited) tapi gataulah entah apa yg bikin dia berubah tetiba jadi dingin dan cuek di awal tahun baru 2026

Puncak dia excited nelfonan tuh ya dimalam tahun baru. After that dia kek lost interest gitu. Bahkan sampe ngilang 2 hari (eh ternyata adeknya lagi masuk RS-dan asumsi aku yah dia kek lg capek fisik dan psikis kali yaa ngurusin keluarganya mgkin kan)...?

sampe akhirnya aku mutusin buat nyapa dia lebih dulu drpd aku mati penasaran. jd aku say hi hallo kan..dg pantun santaiku yg negor kalo ngilang bilang² dong wkkwk

eh...kok tetiba respon dia agak aneh ya..agak serius gtu konteksnya..masa dia nanyak aoa aku taruh ekspektasi tinggi ke dia? ya Aku main aman aja, jawab ekspektasi alu cm ke Allah, emg sih excited diawal tp aku cukup sadar diri kok kalo kita ga selevel.


Entahlah...sejak itu aku dah malas buat excited lagi ke dia. Aku skrg lebih milih mirroring ke someone who treat me better I'm gonna treat him best, but if he's just cuek dan kek ga minat gitu...hey hellowww disini gabutuh validasi yaa dan bukan tipe yg ngejar² perhatian laki² buat bikin aku feeling loved and be happy!!!

I had enjoyed myself, and I DO LOVE ME!!

So, if you nak berembus, so please blah je!! don't care at all😑

Better aku fokus nyarik kerja sampe tembus, toh karena itu kan alasan aku ada disini dan tujuan awalnya emang gitu haha.

Lagian mbokya bapak jg harusnya dari awal mikir matang²  sebelum ngajak anak org kenalan...yg terhalang jarak 300an km dr domisili Bapak sendiri.. Literally aku dah warning dari awal, tp dia trlalu realistis dan optimis...eh..makin kesini makin gajelas wkkwk

yodah deh ga masalah jg buat aku, toh ikan masih banyak dilautan, dan diwrung nasi padang, awokwokwok🤪



🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

Sunggal DS, 

2026, January 8th 

00.30 am

Persimpangan Kosong (Ruang Hampa)

 Ya Allah aku bingung dan benar² bingung🥹😭 Kenapa red string nya selalu membawaku ke dia lagi dan lagi eventho aku mati²an berusaha menghi...