ngantuk berat on my bed, 14/November/2024
kenapa jika membahas masa depan selalunya kita saling nyodor-nyodorkan kawan terbaik kita untuk satu sama lain?
mungkin karena aku menyadari value mu dan kau tahu betul value ku, inginkan masing-masing bertemu dan mendapatkan yang terbaik, sehingga menyodorkan teman terbaik yang kita punya...
lantas bagaimana jika jawabannya dipenghujung jalan ini justru kitalah yang berjodoh?
sadar nggak kau ky? saat kau berkata bahwa kau nyari yang sefrekuensi, at least nyambung dan nyaman buat diajak komunikasi...sadar nggk sih, justru dengan kau menyampaikan hal ini samaku disitulah letak kenyamanan yang kau cari telah kau temukan, telah kau dapatkan, dan saat aku selalu ngeluh tentnag trauma ku terhadap laki-laki dan trust issue ku yg selalu ku gaung-gaungkan maka saat itu juga kau selalu punya pion untuk kau sajikan sebagai opsi
dengan gengsimu yang selangit setinggi burj khalifa itu, kau sesungguhnya telah membunuh pilihan terbaikmu, bisa saja kan ya...yah meski terkesan terlalu pede di aku, hha
sibuk nyari kesana kemari, sibuk mencari kenyamanan bersama orang lain atau bahkan dengan orang yang salah...
BAGAIMANA JIKA sejatinya kita adalah dua nama yang disandingkan dalam satu baris dalam kitabNYA yang tersimpan rapi dalam lauhul mahfuz?
sungguh aku bukan berharap, hanya melihat possibility bak mata dadu yang dilempar dan memberi kesempatan untuk digit 4 dan 6 tampil bersamaan
dan aku juga nggak masalah, nggak keberatan, dan nggak juga patah hati, jika nanti kau akhirnya jumpa dan yakin mmeilih satu hati untuk mendampingi semua impianmu sampai mati..sebaliknya aku dah ikhlas dan bahagia atas itu, sebahagia aku yakin kau bakal jadi kadis menang dalam pertempuran cpns kali ini, hha
nb: kenapa saat hati merasa ada yang tepat, malah tehalang dinding adat?