Minggu, 19 Januari 2025

Sadar / Menyadari

 Tepat 20 Januari 2025 aku sadar, aku telah membunuh jiwa, ambisi dan mimpiku sendiri sejak dulu, sejak kecil. Aku bahkan sadar bahwa ini sudah terlalu "telat" untuk disadari, tapi nggak apa, aku okey dengan keadaan karena aku sedang belajar berdamai dengan keadaanku sendiri. hanya di laman ini aku bisa berandai-andai..jadi aku ingin meleraikan beban fikiranku one by one disini yah...jangan melarangku:

1. Aku nyesal, dulu terlalu dan kebangetan fokus ku ke masalah orangtua ku, problematika dirumah seperti nggak ada habisnya. Hal ini menguras habis energi, dan mimpiku.

2. Aku gapernah mengekspresikan dan mengungkapkan apa isi perasaanku, ku bahagia, senang, sedih aku simpan semua, gapernah cerita ke mama, dan ya..mama juga bukan kawan yg cocok buat diajak cerita, secara yaa dunianya saja sudah sangat berat dan berantakan, bagaimana dia bisa memiliki mental health apalagi mengajari dan menyebarkan energi positif. Mama hanya tahu melahirkan, dan membesarkan serta menafkahi anak²nya, sedangkan untuk menjadi sekedar kawan cerita, tidak pernah ia lakukan, mama mengharapkan pendidikan krakter itu datang sendiri dari sekolah dan mental yg baik terbentuk sendiri dari oendidikan agama, namun tanpa sadar merekalah toxic spreader dalam mental anak²nya. and thats why I dont wanna marry with random guy, aku gamau membebani anak2ku dengan keegoisanku serta aku yg belum siap dan belum utuh menjadi diriku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Persimpangan Kosong (Ruang Hampa)

 Ya Allah aku bingung dan benar² bingung🄹😭 Kenapa red string nya selalu membawaku ke dia lagi dan lagi eventho aku mati²an berusaha menghi...