rasanya seperti melewati beberapa fase kehidupan, padahal hakikatnya hanyalah satu.
namun masa membuat segalanya berlalu bak kerlipan mata: hanya sekejap.
sekejap masih bayi, sekejap sudah beranjak remaja, tau" udah 'dituntut' buat menjadi dewasa.
well...you know what? dulu kufikir menjadi dewasa itu keren...bisa menata hidup kita sendiri secara pribadi, memiliki ruang privasi yang seluas-luasnya, membiarkan diri memilih circle mana saja yang diingini, sampai akhirnya udapati realita yang bertolak belakang dengan imajinasi.
dulu begitu, sekarang begini, ingin rasanya kusesali, ingin sekali menata ulang lagi kehidupan yang aku jalani...tapi aku sadar, semua udah nggak guna buat dilakukan karena itu juga bukan suatu kemungkinan yang bisa terjadi.
kuputuskan, untuk menerima garis tanganku, dan berdamai dengan takdirku. menerima semua luka-bahkan terbiasa dengan rasa sakit yang acapkali mengecewakan hati.
tak ada yang diciptakan sia-sia, bahkan debu jalanan pun ada gunanya, begitu bukan?
tapi mengapa aku merasa so useless ya? apa ini yang dinamakan udah berdamai dengan takdir?wkwkwk
rasanya begitu HAMPA
saat raga bertarung hebat dengan rasa kecewa, harapan yang dikhianati, dan suramnya bayangan kemungkinan apa yang akan terjadi di masa depan
hatiku sudah tawar, hidup berjalan begitu flat-nya.
aku ini manusia atau tokoh pantomim sih?
Sidempuan, hujung bulan Januari 2023
dalam hidup yang "FLAT" dan hati yang "TAWAR & HAMPA"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar